Entertain

Entertainment

Healthy Info

Zone

Portfolio

Politik

» » » » Masalah SIM, LPK Bakal Dipollisikan

BitungVoice – Belum lama ini BitungVoice.com sempat menayangkan sebuah berita tentang bentuk kerjasama PNPM Mandiri bukan dalam bentuk fisik pekerjaan tetapi pemberdayaan masyarakat. Masyarakat diberikan kemudahan untuk menerima pelatihan mengemudi, serta akan mengantongi SIM. Sayangnya, selang setahun SIM dimaksud tak kunjung dikantongi.

Henrik Wait, Senior Fasilitator PNPM Mandiri Kecamatan Maesa
Menanggapi adanya pemberitaan ini, Senior Fasilitator PNPM Mandiri Kecamatan Maesa, Henrik Wait, memberikan klarifikasi tentang kegiatan PNPM dimaksud, kepada BitungVoice.com, Rabu (20/8). Dalam keterangannya, Wait menjelaskan bahwa kegiatan pelatihan disertai SIM yang akan dikantongi ini ternyata sudah dua kali dilaksanakan. “Pada gelombang pertama Kelurahan Kakenturan I dan Kakenturan II, tidak terjadi masalah. Baru pada gelombang kedua di Kelurahan Bitung Tengah dan Pakadoodan ini baru terjadi masalah,” jelasnya.

Dijelaskannya, penanggung jawab/pelaksana Lembaga Pendidikan Keterampilan (LPK) Markus Kurungbatu, warga Karombasan (Manado), merupakan oknum yang bertanggung jawab dalam kerjasama dengan KSM dalam memberikan layanan pelatihan mengemudi serta SIM yang dijanjikan akan dikantongi. Bahkan Kurungbatu sendiri sudah menjajaki usaha ini ke berbagai kelurahan di Kota Bitung dengan nama yang berbeda-beda. Sementara, dana yang disediakan untuk kegiatan pelatihan mengemudi ini sebesar Rp 18.125.000,- dengan jumlah peserta pelatihan sebanyak 20 orang/kelurahan.

Diterangkannya, Kurungbatu sendiri sudah dihubungi berkali-kali, baik oleh pihak masyarakat yang didampingi Lurah maupun oleh pihak PNPM sendiri. Dalam kesempatan berkomunikasi beberapa waktu lalu, Kurungbatu sudah menyatakan akan menyelesaikan masalah SIM ini, namun masih memintakan kelonggaran waktu untuk menyelesaikannya.

Atas berbelit-belitnya penyelesaian masalah ini, Wait selaku Senior Fasilitator PNPM mandiri Kecamatan Maesa, memberikan solusi agar masyarakat penerima kegiatan melaporkan kejadian ini kepada pihak kepolisian. “Kami sarankan masyarakat yang melaporkannya kepada pihak kepolisian, karena masyarakatlah yang merasa dirugikan, karena merekalah penerima manfaatnya, bukan kami,” tegasnya.

Sementara, informasi yang berhasil dihimpun dari warga, ada sekitar 8 kelurahan yang mengalami kondisi ini, yakni menjalani pelatihan mengemudi tanpa mengantongi SIM, termasuk didalamnya Kelurahan Bitung Tengah dan Kelurahan Pakadoodan. Atas kondisi kedelapan kelurahan ini yang bisa merepresentasikan kerugian hingga puluhan juta rupiah, Wait tidak memberikan komentarnya. Namun, dengan tegas Wait menyatakan bahwa ia hanya berani memberikan komentar pada kejadian yang menimpa dua kelurahan di Kecamatan Maesa tadi. Terlebih, dirinya seluk beluk kejadian serta upaya penyelesaian baik dari pihaknya, pemerintah maupun masyarakat selaku penerima manfaat. (BV01)

Unknown

Alamat : Jalan Kesembuhan Nomor: 06, Pinaesaan, PLAZA MANADO - Sulawesi Utara PO BOX Manado: 8870 "Biographical Info"No Hp : 085243012124 (Adi) 085342327812 (Darma)
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Select Menu