Entertain

Entertainment

Healthy Info

Zone

Portfolio

Politik

» » Bursa Pilkada Sulut

Mamoto, Olly, SVR dan GSVL Miliki Kemapuan Lobby

Benny Mamoto (kiri) dan GS Vicky Lumentut (kanan)

BitungVoice- Kendati agenda pemilihan kepala daerah (Pilkada) Sulawesi Utara baru berlangsung tahun 2015 mendatang. Namun sejumlah figure mulai dimunculkan untuk mengisi bursa pencalonan Gubernur Sulut. Dari berbagai amatan, selain harus menarik simpati warga, para tokoh yang berpeluang mencalonkan diri harusnya memiliki kemampuan lobby di tingkat nasional. Hal ini diutarakan pengamat hukum, politik dan pemerintahan Unsrat, Toar Palilingan SH MH. “Menurut saya, para tokoh yang berpeluang harus memiliki kemampuan serta jaringan lobby di tingkat pusat,” sebut Palilingan beberapa waktu lalu.

Melihat dari beberapa kandidat, Palilingan melihat hanya ada beberapa saja yang memiliki jaringan nasional, artinya memiliki kemampuan serta jaringan lobby di tingkat nasional katakanlah Benny Mamoto, Olly Dondokambey,  Stefanus Vreke Runtu (SVR), termasuk Godbless Sofcar Vicky Lumentut (GSVL). “Sejumlah nama-nama ini sudah teruji dan cukup berpeluang,” tukas Palilingan.

Palilingan menambahkan, melihat dari Pilpres lalu, sepertinya para kandidat juga harus mengambil contoh sebagaimana yang diperankan seorang Jokowi, artinya harus mampu juga menggalang relawan.

“Itupun kalau kelompok relawan sepertti Jokowi muncul dengan kerelaan tanpa penggalangan,” ujarnya.

Katakanlah Irjen Benny Mamoto, dalam catatan selama empat tahun duduk sebagai Deputi Bidang Pemberantasan BNN, Mamoto sudah cukup dikenal luas, termasuk di Sulut dalam misi pemberantasan Narkoba. Dalam mengemban tugas tersebut, Mamoto dikenal sebagai sosok yang paling ditakuti oleh para bandar narkoba baik nasional maupun internasional.

Meski pembawaan luarnya amat kalem, Mamoto dikenal sebagai pribadi yang sangat telaten dalam hal penyidikan, buktinya penyandang gelar doktor ini pun lekat dikenal luas sebagai polisi bertangan dingin.
Karirnya Mamoto mulai cemerlang kala bergabung dengan Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri dibawah pimpinan Komjen (purn) Gories Mere.


Alhasil, kinerja Benny Mamoto mampu melakukan pengungkapan sebuah kasus dengan detail membuat Gories Mere menarik pria berkacamata itu ke BNN tahun 2009. Buktinya, Benny mengkilat bersama BNN dan tentu saja menjadi sangat membenci narkoba. Tak heran, saat mengemban tugas selaku Deputi Bidang Pemberantasan BNN, pria berdarah kawanua ini tak lepas dari berbagai ancaman.(tim)

Unknown

Alamat : Jalan Kesembuhan Nomor: 06, Pinaesaan, PLAZA MANADO - Sulawesi Utara PO BOX Manado: 8870 "Biographical Info"No Hp : 085243012124 (Adi) 085342327812 (Darma)
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Select Menu