BitungVoice - Hubungan Angelina
Jolie dengan sang ayah, Jon Voight, memang tidak harmonis. Keduanya sering
berselisih paham. Begitu pun dengan sikap mereka dalam menanggapi peperangan
yang terjadi antara Israel dan Palestina.
Jika Voight tengah
gencar menyuarakan dukungannya terhadap Israel, Angelina Jolie yang merupakan
Duta Pengungsian PBB justru menunjukkan rasa duka dan empatinya terhadap
anak-anak dan kaum perempuan di Gaza. Pasangan Brad Pitt ini memang tidak
terang-terangan menyatakan dukungannya kepada Palestina, tapi ia kerap turun
tangan dalam sejumlah aksi, seperti mengunjungi kamp pengungsian di daerah konflik.
![]() |
| Angelina Jolie dengan sang ayah Jon Voight |
Seperti diketahui,
aksi Israel yang menyerang jalur Gaza memaksa sekira 3.000 warga untuk
mengungsi. Hampir 300 anak Palestina tewas karena agresi militer itu. Sekolah
dan rumah sakit PBB yang menampung korban pun ikut diserang Israel.
Berbanding terbalik
dengan anaknya, Voight justru mengecam Penelope Cruz dan suaminya, Javier
Bardem, karena menyatakan dukungan kepada Palestina. Voight bahkan menyerukan
agar setiap keturunan Amerika Yahudi dan non-Yahudi harus menunjukkan kemarahan
mereka atas aksi propaganda dan kebohongan tentang Israel yang menekan
Palestina.
Dilansir Dailymail,
Sabtu, 9 Agustus 2014, Voight menyesalkan beberapa artis Spanyol yang
menyatakan dukungan mereka terhadap Gaza. Belakangan ini memang banyak artis
yang terang-terangan menyatakan dukungan. Bukan hanya Penelope Cruz dan suami,
Zayn Malik--personel One Direction--juga menyatakan dukungannya.
Malik menulis status
di Twitter dengan menggunakan tagar #FreePalestine. Seketika Malik pun mendapat
kecaman bahkan ancaman pembunuhan dari fan Israel. "Orang-orang
pro-Palestina yang tinggal di Israel tidak berhak menyatakan dukungannya,"
komentar Shaked Erez. Ia juga menambahkan komentarnya dengan tagar #FreeIsrael.
Sampai saat ini
tercatat bintang Hollywood yang terang-terangan memberikan dukungan untuk Gaza
di antaranya Penelope Cruz, Javier Bardem, Zayn Malik, Selena Gomez, dan Russel
Brand. (*/tempo.com)
