BitungVoice - Keluarga artis
cantik Marshanda memilih bungkam atas dugaan bahwa pemeran Lala dalam sinetron
Bidadari itu menderita penyakit kejiwaan bipolar. Riyanti Sofyan, ibunda
Marshanda, hanya menuturkan putrinya sakit sehingga harus dirawat di Rumah
Sakit Abdi Waluyo.
Bipolar adalah gangguan kejiwaan yang
ditandai dengan ekspresi berlebihan. Pada periode tertentu, dia bisa sangat
bahagia, tapi ekspresinya berubah 180 derajat menjadi amat murung, depresi, dan
memandang kehidupan amat negatif pada periode lain.
Riyanti enggan memaparkan apa
alasannya memasukkan anaknya ke rumah sakit selama delapan hari sejak 26 Juli
2014. Bahkan, dalam konferensi pers yang digelar di kediamannya di Jalan
Lembang, Menteng, Jakarta Pusat, pada Jumat, 8 Agustus 2014, Riyanti tidak
mengadakan sesi tanya-jawab.
Setelah memberikan keterangan, petugas
keamanan langsung mengawal Riyanti dan dua anaknya, yakni Alyssa Ramadhani dan
Adrian Harsi, keluar ruangan.
Keterangan hanya diperoleh dari Nilia
Andriani, mantan manajer Marshanda sejak 2006. "Tentang bipolar itu lebih
baik tanya ke dokternya. Marshanda bukan (mengalami) gangguan jiwa, ya,"
ujar Nilia memberikan keterangan.
Nilia mengaku tidak memiliki kapasitas
untuk menerangkan penyakit Chacha--nama panggilan Marshanda. Namun dia mengakui
jika pengobatan Chacha membutuhkan waktu lama. "(Pengobatan dilakukan)
sejak 2009. Itu tidak boleh putus. (Soal) gejala, saya tidak tahu,"
katanya. Lima tahun lalu, Marshanda membuat video ekspresi kemarahan kepada
temannya yang dianggapnya telah merisaknya saat duduk di bangku sekolah dasar.
Video itu kemudian diunggah di YouTube. (*/tempo.com)
