BitungVoice - Asisten I
Bagian Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Pemerintah Kota Bitung, Fabian
Kaloh,SIP,MSI, menjadi Inpektur Upacara pada Peringatan Hari Ulang Tahun ke-34
Satuan Pengamanan (Satpam) yang digelar di Markas Komando (Mako) Polres Bitung,
Selasa 30/12.
![]() |
| Kaloh saat menjadi Irup Hari Satpam ke-34 (Hms) |
Dalam kegiatan ini pula dilangsungkan
penyerahan piagam penghargaan dan penyerahan hasil Lomba PBB dan senam Tongkat
kepada satpam. Upacara memperingati HUT ke-34 Satpam ini turut dihadiri oleh
Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (FKPD) Kota Bitung, Kepala Lapas II B Kota
Bitung, PSDKP Kota Bitung serta para undangan.
Dalam upacara tersebut, Kaloh membawa
amanat Kapolri bahwa kedepan tantangan tugas yang akan dihadapi Polri tidaklah
mudah. Selain itu Pemerintah memiliki program prioritas pertama, berupaya
menghadirkan kembali Negara melindungi
segenap bangsa dan memberikan rasa aman pada seluruh warga Negara.
Ditambahkannya, sebagai subsistem
pemerintahan, Polri mengemban tanggung jawab
untuk mengawal program dan kebijakan pemerintah tersebut, melalui
berbagai upaya kepolisian yang bersifat strategis. Namun demikian, disadari
bahwa Polri tidak dapat bekerja sendiri. Oleh karena itu, diperlukan dukungan dari
seluruh elemen masyarakat, melalui kemitraan yang kokoh dan bersinergi, demi
terpeliharanya situasi kamtibmas yang kondusif, sehingga masyarakat merasa aman
dan nyaman dalam melakukan
aktifitasnya sehari-hari, termasuk di lingkungan tempatnya bekerja.
![]() |
| Kaloh saat menyerahkan hadiah lomba kepada satpam (Hms) |
Pada konteks inilah, kehadiran Satuan Pengamanan
(Satpam) diharapkan mampu mendukung upaya pemeliharaan keamanan dan ketertiban
masyarakat, terutama pada area tugasnya, yang meliputi aspek pengaman fisik,
personel, informasi, serta pengamanan teknis lainnya.
Guna mengoptimalkan pelaksanaan tugas
Satpam dalam mengimplementasikan system
manajemen pengamanan ditempatnya bekerja, tentunya diperlukan peningkatan kapasitas para personel, melalui penyempurnaan
jenis serta mutu pelatihan yang diselenggarakan oleh Polri, maupun Badan Usaha Jasa
Pengamanan yang telah memperoleh izin operasional dari Polri.
“Selain itu secara moral,
integritas anggota Satpam juga perlu mendapatkan perhatian, melalui pembinaan
dan pengawasan yang dilakukan oleh Polri bersama dengan Badan
Usaha Jasa Pengamanan secara melekat dan terstruktur,” pungkasnya. (BV03)

