BitungVoice - Ketua DPRD
Bitung, Laurensius Supit kembali menjadi sorotan sejumlah kalangan. Kali ini
datang dari para aktivis lembaga swadaya masyarakat dan kalangan jurnalis. Sikap dan
perilaku yang ditunjukkan seorang Laurensius Supit yang sering disapa Ko Jef,
dinilai belum mencerminkan seorang pimpinan lembaga yang terhormat seperti
DPRD.
![]() |
| Sanny Kakauhe |
Apa pasal?
Dalam beberapa kesempatan, agaknya Supit yang dikenal berlatarbelakang sebagai
pengusaha (pedagang), tak jarang mengumbar-umbar apa yang telah diperbuat atau
diberikan kepada relasinya, sehingga terkesan kurang profesional dan seperti
kekanak-kanakan.
“Apa yang
sudah diperbuat untuk kebaikan orang atau relasinya, sebaiknya tidak
diumbar-umbar atau dipamer-pamerkan kepada orang lain apalagi kepada publik.
Jangan kekanak-kanakan,” ungkap pentolan Lumbung Informasi Rakyat (LIRA), Sanny
Kakauhe.
Menurut
Kakauhe, sebagai politisi, sebaiknya semakin intens membangun relasi-relasi
yang dapat mendukung karir politik serta mendukung komitmen kerakyatan yang
menciptakan iklim yang lebih nyaman. “sebab membangun relasi-relasi yang
positif itu sangat penting bagi seorang politisi jika ingin sukses dalam karir.
Hal ini sangat berlainan dengan dunia bisnis yang sangat menekankan pada take
and give,” ujarnya.
| Laurensius Supit |
Laurensius
Supit dikonfirmasi melalui ponselnya, mengaku kaget dengan kabar tersebut.
Bahkan dirinya merasa heran, jika ada isu yang hendak menyudutkan dirinya
terkait relasi dengan semua pihak.
“Tidak benar
itu, justru saya sekarang sedang membangun relasi, membangun hubungan baik
dengan semua elemen masyarakat, tak terkecuali masyarakat kecil, apalagi dengan
teman-teman aktifis LSM dan wartawan. Mereka itu semua teman baik saya,”
jelasnya.
Supit mengaku,
justru pada beberapa waktu terakhir ini dirinya sempat dihantam berbagai
gelombang dan tantangan yang hendak menguji dirinya sebagai pimpinan dewan. “Tetapi saya tetap tegar,
meski dihantam gelombang, saya tersenyum dengan semua orang terutama diinternal
dewan dan kawan-kawan aktifis dan wartawan. Jadi itu semuahanya isu yang hendak
menguji dan menyudutkan saya,” pungkasnya. (BV02)
