BitungVoice – PT Tanto Intim
Line Cabang bitung menyatakan siap melaksanakan kewajibannya membayarkan
pesangon kepada karyawannya, jika data yang dimiliki perusahaan atau juga data
dari Disnakertrans Kota Bitung sudah pada titik kesesuaiannya. Hal ini
terungkap dalam keterangan Kepala Kantor PT Tanto Intim Line Bitung, Abraham
Lekahena, kepada wartawan, Selasa (2/12).
![]() |
| Abraham Lekahena, Kacab PT Tanto Intim Line Cabang Bitung (AS) |
“Kami siap melaksanakan kewajiban,
seperti yang sudah disampaikan tadi. Kendalanya di sini masih harus ada
kesesuaian data antara kami, Disnakertrans dan karyawan sendiri. Karena itu
kami masih harus menunggu penyesuaiannya,” ungkapnya.
Terkait jumlah karyawan yang harus
menerima pesangon, lamanya masa kerja, maupun jumlah pesangon yang harus
diterima karyawan, Lekahena menegaskan bahwa pihaknya tetap akan berpatokan
pada data yang disodorkan oleh Dinas Tenaga Kerja Kota Bitung.
Tentang isu akan diberhentikannya
sejumlah tenaga kerja/karyawan, Lekahena menegaskan bahwa pihaknya tidak ingin
kebijakan harus sampai sejauh itu. Tetapi, lebih menggunakan penyelesaian masalah
pesangon ini dengan cara yang lebih persuasif.
“Saya sering turun ke
lapangan dan melakukan diskusi dengan karyawan-karyawan. Kami lebih memberikan
penekanan untuk menyelesaikan masalah dengan cara kekeluargaan. Bukan dengan
cara memberhantikan karyawan seperti itu,” pungkasnya. (BV01)
