Entertain

Entertainment

Healthy Info

Zone

Portfolio

Politik

» » » Polda Kembangkan Kasus KLM Cakra

BitungVoice – Pihak Polda Sulut tidak akan menutup mata dengan tertangkapnya KLM Cakra yang bermuatan Ammonium Nitrate murni dalam kemasan 229 sak @ 25kg atau seberat 5.725kg, Selasa kemarin. Polda Sulut akan terus mendalami kasus dimaksud untuk mengetahui daerah asal, tujuan akhir, rute yang sudah dijalaninya, hingga pihak yang memberikan order membawa (pemilik) muatan terbatas itu.

Kapolda, Kapolres dan Bea Cukai saat berikan keterangan
Hal ini diungkapkan Kapolda Sulut, Irjen Pol Jimmy Palmer Sinaga, saat press conference, di Aula kantor Bea dan Cukai Bitung, Kamis (25/9). “Karena itu, kami meminta waktu kepada masyarakat dan terlebih teman-teman wartawan, sehingga kami bisa bekerja dengan baik, mengembangkannya dan menyelidikinya. Dari situ, bisa kami ungkapkan barang ini sebebnarnya akan dipergunakan untuk apa,” ujarnya.

Atas penangkapan ini, terangnya, ada 6 ABK yang sudah diamankan yang berinisial SM, MA, LO, SA, GM dan BD yang keseluruhannya merupakan warga Indonesia. Dan selama mengoperasikan pelayaran kapal dimaksud, ABK sengaja membawa 3 bendera negara sekaligus yakni bendera negara Indonesia, Malaysia dan Vietnam sekalipun.

Ammonium Nitrate yang diselundupkan KLM Cakra
Selain memuat Ammonium Nitrate murni itu, kapal dimaksud juga kedapatan mengangkut 72 botol minuman keras dari Malaysia, barang pecah belah (piring kaca), hingga senjata tajam.

Dari sisi kenavigasian, terungkap bahwa kapal dimaksud tidak dilengkapi dengan dokumen yang jelas. Sementara dari sisi manifest, Ammonium Nitrate memerlukan ijin khusus, baik khusus untuk pembelian dan peruntukannya, maupun untuk pengirimannya. 

“Ada ijin berlayarnya yang paling awal yang dikeluarkan dari kesyahbandaran di Maumere. Saya kenal dengan bupatinya dan sudah saya koordinasikan tentang ijin berlayarnya. Dalam waktu dekat sudah ada data-data pelengkapnya,” tegasnya.

Barang bukti berupa sajam dan miras yang turut diamankan
Sinaga juga tidak memungkiri jika manifest dimaksud termasuk dalam jenis bahan peledak High Explosive (HE). Untuk itu, ia dengan tegas mengatakan bahwa kasus ini butuh pendalaman yang lebih serius lagi. “Apakah material Ammonium Nitrate ini akan dipergunakan untuk kepentingan yang baik ataukah yang tidak baik, tergantung nanti pengembangan kasus ini seperti apa,” pungkasnya. (BV02)

Unknown

Alamat : Jalan Kesembuhan Nomor: 06, Pinaesaan, PLAZA MANADO - Sulawesi Utara PO BOX Manado: 8870 "Biographical Info"No Hp : 085243012124 (Adi) 085342327812 (Darma)
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Select Menu