BitungVoice – Dengan bertambahnya
usia PMI ke-69 bukan membuat gerakan PMI menjadi tidak dinamis. Meliankan, HUT
PMI menjadi faktor pendorong meningkatnya partisipasi aktif para relawan muda. Hal
ini diungkapkan Ketua PMI Kota Bitung, Ny Khouni Lomban-Rawung, di sela-sela gelar
Simulasi Bencana dan pemberian penghargaan terhadap pendonor terbanyak, di
Lapangan Upacara Kantor Walikota Bitung, Selasa (23/9).
![]() |
| PMI saat sosialisasi penanganan bencana (foto:Hms) |
Menurutnya, dengan bertambah Usia PMI
ke-69, tentunya tidak membuat pergerakan PMI menjadi tidak dinamis. Tantangan
ini justru menjadi semangat dan motivator bagi PMI untuk terus menggiatkan tugas-tugas
kemanusiaannya.
PMI yang dahulu identik dengan donor
darah, kini telah dikenal sebagai organisasi yang terlibat dalam respon
bencana, pertolongan pertama, medis, melakukan upaya pengurangan risiko bencana
kepada masyarakat, dan berbagai pelayanan lainnya.
Di samping itu, PMI saat ini tengah
mendorong dan meningkatkan keikutsertaan relawan muda untuk berpartisipasi
aktif di setiap gerakan kemanusiaan. Sejak dini, mereka harus didorong untuk
berperan menjadi agen atau pelopor untuk menyebarkan pemahaman kepada sebayanya
dan masyarakat mengenai pentingnya gerakan kemanusiaan dalam kehidupan saat
ini.
Karenanya Kaum Muda sebagai
Agen Perubahan menjadi tema penting untuk terus digalakkan di momen peringatan
HUT kali ini. Aksi kemanusiaan dapat diwujudkan dalam penanganan bencana,
masalah kesehatan, donor darah dan pelestarian lingkungan. Bersama PMI, aksi
serta komitmen, ikut mengangkat derajat kesejahteraan bangsa. (BV03)
