![]() |
| Joko Widodo dan Jusuf Kalla |
BitungVoice - Pasca
penetapan KPU tentang hasil Pilpres dan menyatakan pasangan Ir. H. Joko Widodo
dan Drs. H. Jusuf Kalla sebagai pemenang Pilpres periode 2014-2019, warga
Bitung kemudian angkat bicara.
Tanggapan beragam datang dari kalangan
masyarakat dengan latar belakang yang beragam pula, dimulai dari kepala
sekolah, siswa hingga tukang ojek menyuarakan harapannya atas nasib bangsa
kepada kedua pentolan politik dimaksud.
Sebut saja Kepala SMKN 2 Bitung, Emma
Runtupalit, yang mengatakan bahwa Jokowi adalah figur yang pasti bisa
mengangkat citra pendidikan sekolah kejuruan. Meski diakuinya ini akan menjadi
persaingan antar sekolah menengah atas, tetapi ia yakin langkah Jokowi mampu
membuat gebrakan hingga SMK akan semakin maju.
Sementara itu, Kisman yang berprofesi
sebagai tukang ojek pada pangkalan Simpati (Kompleks Kantor Walikota Bitung),
berharap agar janji yang sudah diumbar selama masa kampanye harus bisa dipenuhi
oleh kedua Capres dan Cawapres terpilih.
Lain kata Kepsek, lain pula tanggapan
tukang ojek, namun lain pula komentar siswa-siswi peserta Paskibra. Veronika
Tapidingan (SMA Don Bosco), Brenda Moningka dan Chelsea Karundeng (SMAN 1
Bitung) maupun Eyrene Debora (SMKN 1 Bitung), berharap kesederhanaan Jokowi-JK
bisa membangkitkan kembali semangat dan mutu pendidikan Indonesia, sehingga
mampu berbicara banyak di tingkat nasional, regional, maupun internasional.
Salah satu yang disoroti antara lain pembebasan siswa dan orang tua murid dari
tanggungan SPP.
Salah satu tenaga medis yang juga
bekas caleg yang diusung PDI-P Kota Bitung, dr. Sri Maria Gandaria, berpendapat
bahwa Jokowi-JK bisa membawa perubahan yang baik bagi bangsa Indonesia dalam
berbagai aspek, terutama aspek ekonomi, pemberantasan korupsi dan mengangkat kembali
nama Indonesia di mata dunia International. Ia berharap Presiden terpilih bisa datang
melihat langsung kondisi Kota Bitung yang dinilainya masih minim sarana dan
prasarana pendukung seperti Rumah Sakit, Mall, kawasan wisata dan masih banyak
lagi pembenahan.
Bahkan, salah satu pengusaha perikanan
di Kota Bitung juga mengungkapkan pendapatnya. Lina Utiarahman, meminta
Presiden terpilih bisa melakukan perubahan ijin pusat ke daerah untuk mempermudah
pengurusan ijin usaha perikanan terlebih ukuran kapal lebih dari 30 Gross Tonnage
(GT). Di samping itu, terangnya, Kota Bitung yang berlimpah dengan bahan baku
ikan sangat butuh cold storage yang mampu menampung komoditi ikan yang
membludak ketika datang musim ikan. (BV02)
