| Pembobolan Mesin ATM Bank BRI di Aertembaga foto: Ardan |
Kejadian ini berawal pada Kamis (31/7)
dini hari, sekitar pukul 03.00 Wita, di Kelurahan Winenet Dua, Lingkungan Satu,
Kecamatan Aertembaga Kota Bitung. Sebuah mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM)
milik Bank BRI hendak dibobol oleh pelaku. Namun, pelaku hanya sempat merusak
mesin dan belum merusak brankasz didalam ATM tersebut.
Sesuai pengakuan saksi mata, Nurfan
Sijoa, ia melihat seorang pria bertingkah aneh di dalam bilik ATM. Penasaran,
ia pun mendekat. Sayangnya, pelaku yang sedang menggerayangi mesin ATM itu,
kaget melihat dirinya mendekat. Sontak, pelaku pun meninggalkan bilik ATM tanpa
membawa serta sepeda motor yang sementara diparkir di sakmping bilik ATM
dimaksud. “Begitu pelaku melihat saya datang menghampiri Mesin ATM, pelaku
langsung kabur. Sampai-sampai sepeda motornya ditinggalkan di samping ATM,”
jelasnya.
Salah satu petugas keamanan Bank BRI
yang enggan namanya dikorankan, menyebutkan bahwa usai menerima laporan warga,
ia pun menghubungi pimpinan Bank BRI maupun Polsek Bitung Timur.
Kapolsek Bitung Timur, AKP Frelly
Sumampow,SE, yang berhasil dikonfirmasi wartawan, menjelaskan pelaku pembobolan
ATM BRI belum sempat menggasak uang tunai yang berada di dalam brankas. Namun, pelaku
sudah merusak pintu utama Mesin ATM dan juga tempat keluarnya uang. “Kami juga
belum mengetahui kerugian yang dialami pihak Bank BRI. Tapi melihat kondisinya,
kerusakan mesin ATM ini cukup parah. Barang bukti berupa sepeda motor milik
pelaku kami amankan di Mapolsek Bitung Timur. Dengan barang bukti ini kami akan
memburu pelaku,” tegasnya.
| Sepeda Motor Ditinggal foto : Ardan |
Adapun sepeda motor yang ditinggalkan
pelaku di lokasi kejadian adalah merek Yamaha Vega ZR, berwarna biru, dengan
Nomor Polisi DB 5988 CU. Adapun sepeda motor yang ditinggalkan pelaku di lokasi
kejadian adalah merek Yamaha Vega ZR, berwarna biru, dengan Nomor Polisi DB
5988 CU. Namun, tak selang hitungan hari, pelaku akhirnya dibekuk tanpa
perlawanan oleh Tim Buser Polres Bitung yang dipimpin Aiptu Manus Tangahu.
Dalam pengakuannya, TR alias Opan (22) mengaku beraksi karena sedang dalam pengaruh
minuman keras. (BV06)