![]() |
| Kantor Lurah Paceda, Kecamatan Madidir, Kota Bitung |
Semenjak didirikan sejak tahun 1990 silam, ternyata bangunan yang sering digunakan sebagai sentra pelayanan publik Kelurahan Paceda itu, belum pernah direhab sama sekali. Hen Lahope, salah satu masyarakat Kelurahan Paceda, juga membenarkan Hal tersebut. Menurutnya, kantor ini sudah terlalu lama dipergunakan dan belum pernah direhab sama seklai. "Kantor ini sudah sangat lama. Pantas saja kalaua ada masyarakat yang meneriakkan agar segera direnovasi atau direhab. Ini jadi catatan serius bagi Pemerintah Kota Bitung," tegasnya.
![]() |
| Alex Takumansang,S.Sos, Lurah Paceda |
Sementara itu, Alex Takumansang,S.Sos, Lurah Paceda yang dikonfirmasi wartawan, Rabu (16/7), membenarkan bahwa kondisi kantornya sudah tidak memadai untuk pelayanan publik. Menurutnya, salah satu faktor yang memudahkan pihaknya adalah dibukanya jalan permanen menuju lokasi kantornya.
Diakuinya, kantor ini sering digunakan sebagai wadah untuk melakukan sosialisasi kepada masyarakat, dikarenakan merupakan sebuah kantor dengan balai pertemuan terbesar yang ada dalam wilayah administratif Kecamatan Madidir. Selain sering difungsikan sebagai sentra pelayanan publik, kantor ini juga pernah difungsikan sebagai gereja darurat/sementara oleh GMIM Getsemani, saat gereja dimaksud mengalami rehab/renovasi.
Untuk itu, guna memaksimalkan pelayanan publik, ia meminta perhatian Pemkot Bitung untuk memberikan sedikit perhatian berupa rehab kantor dimaksud. "Kalau sudah ada bantuan Pemkot, maka kami bersama-sama dengan elemen masyarakat lainnya bisa bahu-membahu mencari bantuan dari pihak lain, atau donatur. Kalau kami jalan sendiri sebelum ada kegiatan dari pemerintah sendir, bisa timbul konotasi negatif bagi kami. Karena itu, kami sangat mengharap agar Pemkot membantu kami dengan mulai memberikan bantuan rehab," pungkasnya. (DB)

