BitungVoice - Kompensasi kenaikan
subsidi BBM yang dibagikan kepada masyarakat miskin, banyaak mendapati sorotan.
Pasalnya, banyak warga penerima bantuan ini ternyata memiliki perhiasan,
memiliki kendaraan bermotor, bahan juga HandPhone (HP) sebagai alat komunikasi.
Kondisi seperti itu, bukan saja
terjadi di daerah lain, tapi menyebar mnerata di seluruh Indonesia. Bitung pun
tak luput dari kejadian seperti ini. Bukan sedikit warga yang memiliki
kemudahan dan kemewahan justru menikmati bantuan yang diperuntukkan bagi wong
cilik itu.
| Wakil Ketua DPRD Kota Bitung, Hengky Honandar,SE (AS) |
Menanggapi kondisi seperti ini, DPRD
Kota Bitung siap memediasi hearing dengan instansi terkait yakni Dinas Sosial
dan Badan Pusat Statistik Kota Bitung untuk melakukan revalidasi data penerima
bantuan sosial tersebut.
Sebagaimana diungkapkan oleh Wakil
Ketua DPRD Kota Bitung, Hengky Honandar,SE, kepada Bitung Voice, Senin (24/11),
di ruang kerjanya. Menurutnya, seluruh pihak harus menghormati proses pemberian
bantuan yang masih sementara dilakukan. Dengan temuan-temuan yang ada, maka
pihaknya bisa menjadikan itu sebagai bahan hearing dengan instansi-instansi
terkait, salah satunya apakah data penerima bantuan itu valid ataukah tidak.
“Yang harus kita lihat adalah apakah
penerima bantuan benar miskin ataukah tidak, jika memang terjadi tidak sesuai
dengan klasifikasinya, maka harus diperbaiki. Itu berarti harus dilakukan
validasi ulang atau revalidasi data penerima bantuan sosial. Kalau memang harus
melalui sebuah hearing, maka akan dilakukan hearing dengan melibatkan instansi
terkait itu,” pungkasnya. (BV01)