Entertain

Entertainment

Healthy Info

Zone

Portfolio

Politik

» » » » » » » Kaloh: Tingkatkan Toleransi Antar Umat Beragama

BitungVoice – Senjata terampuh dalam menangkal dan membendung terjadinya situasi chaos antar umat beragama adalah meningkatkan rasa tolreansi antar umat beragama itu sendiri. Hal ini diungkapkan oleh Asisten I Sekretariat Kota Bitung, Fabian Kaloh,SIP,MSI, di sela-sela Coffe Morning komsos yang digelar di Markas Kodim 1310, Rabu (29/10).

Kaloh saat hadiri Coffee Morning komsos yang digelar Kodim 1310 (AS)
Menurutnya, konflik yang paling sering terjadi adalah pada negara-negara dunia ketiga. Dengan sumber dan potensi konflik adalah krisis sumber daya alam seperti air, sumber energi, SDA lainnya, hingga krisis pemerintahannya sendiri. Konflik yang terjadi ini kemudian diakomodir oleh media massa yang dikonsumsi oleh warga dunia. Sayangnya, warga sendiri terprovokasi dengan konflik itu dan kemudian menciptakan primordial bahwa agama adalah segalanya. Ujung-ujungnya, segala sesuatu diukur beradasarkan agama, bukan lagi dinilai berdasarkan kompetensi maupun kapabiltasnya.

Kota Bitung sendiri, terangnya, berpotensi untuk terjadinya konflik horizontal yakni konflik suku dan agama. Karena itu, pemerintah daerah sering menggalakkan upaya untuk meningkatkan toleransi antar umat beragama di tengah-tengah masyarakat Kota Bitung.

“Yang pememrintah daerah galakkan adalah meningkatkan toleransi antar umat beragama. Tepatnya kita harus saling menghargai satu agama dengan agama yang lainnya. Karena itu, sya himbau kepada seluruh warga untuk tidak menjadi orang Kristen maupun tidak menjadi orang Islam yang sama seperti diluar sana. Tetapi, jadilan orang Kristen dan orang Islam Kota Bitung, yaitu orang Kristen dan orang Islam yang sama-sama mencintai Kota Bitung dan mengupayakan kedamaian di kota yang kita cintai ini,” ujarnya.

Dalam sebuah konflik, tegasnya, yang menjadi korban bukan saja kedua kubu yang bertikai, namun yang paling menderita adalah masyarakat dalam lokasi dimana sebuah konflik itu terjadi. Kondisi ini kemudian diperparah dengan keterlibatan para petinggi atau pejabat hingga pemuka masyarakat seperti tomas dan toga, hingga elemen pendukung lainnya.

“Jangan mengaku pejabat, atau ketua organisasi atau juga pemimpin masyarakat, kalau tidak mampu mengatur dan membimbing masyarakat atau anggota yang terlibat dalam kelompok masyarakat dan organisasi itu sendiri. Selaku pemerintah daerah, kami menghimbau agar berhenti dengan mengangkat bendera agama, bendera suku, atau juga bendera golongan. Siapa saja oknumnya, kalau berada di Kota Bitung, berarti dia warga Kota Bitung. Itu berarti dia harus bersama-sama dengan pemerintah daerah maupun dengan seluruh lapisan masyarakat,m menangkis berbagai upaya yang datang dari luar untuk memecah belah kergaman dan kerukunan yang sudah terbina baik selama ini,” tegasnya diiringi dengan sorakan dan tepuk tangan peserta coffee morning. (BV01)

Unknown

Alamat : Jalan Kesembuhan Nomor: 06, Pinaesaan, PLAZA MANADO - Sulawesi Utara PO BOX Manado: 8870 "Biographical Info"No Hp : 085243012124 (Adi) 085342327812 (Darma)
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Select Menu