BitungVoice – Bakal dibukanya
outlet-outlet Indomart se-provinsi Sulawesi Utara, dipastikan akan menyerap
tenaga kerja hingga ratusan orang per unit outletnya. Tentu saja terbukanya
lowongan kerja juga turut mengiringi berdirinya outlet-outlet dimaksud. Dan mengantisipasi
membludaknya pelamar pekerjaan, maka pihak perusahaan ini, yakni PT Indomarco
Prismatama, menjalin kerjasama dengan pihak sekolah. Khusus untuk Kota Bitung,
sekolah yang dipercayakan menjalin kerjasama perekrutan tenaga kerja adalah
SMKN 2 Bitung.
Human Resources Departement (HRD) PT
Indomarco Prismatama, Fariz Chirudin,S.Psi, dalam keterangannya kepada
wartawan, Kamis (4/9), menjelaskan bahwa pihaknya sengaja memilih sekolah
kejuruan karena sekolah kejuruan sudah mendidik tenaga kerja siap pakai sesuai
dengan ritme pekerjaan di dunia nyata.
| HRD PT Indomarco Prosmatama Fariz Choirudin,S.Psi |
“Kalau tenaga dari SMK, keahlian
mereka sesuai dengan kebutuhan kami. Selain itu, yang paling menunjang adalah
ritme mereka hampir sama dengan ritme pekerjaan perusahaan. Sehingga menurut
kami, tenaga kerja yang direkrut ini tinggal disesuaikan dengan volume dan
jenis pekerjaan yang akan dijalaninya. Kalau dari SMA, masih banyak yang perlu
kami arahkan, sama seperti kami harus melatih tenaga kerja baru,” jelasnya.
Dari segi kuantitas, terangnya, 1
cabang PT Indomarco Prismatama bisa terdiri dari sekitar 400 hingga 600 unit
outlet. Sementara untuk 1 unit outlet saja, bisa mencapai 200 hingga 400 tenaga
kerja.
Menurutnya, tenaga kerja yang akan
direkrut nanti, lebih dititikberatkan pada lulusan SMK maupun sekolah tinggi. Tentu
saja, dengan kualifikasi antara lain umur maksimal 27 tahun, lebih dikhususkan
yang belum menikah.
“Kenapa kami mengutamakan
yang belum menikah, karena akselerasi yang kami butuhkan harus benar-benar
tenaga kerja yang aktif full. Sehingga, masalah keluarga tidak menganggu
akselerasi employee kami, maupun perusahannya. Karena, selain kompensasi berupa
gaji tetap, kami juga menawarkan jenjang karier. Apalagi gaji yang kami berikan
diatas standar UMP, ototmatis kinerja employee sangat kami kedepankan,” pungkasnya.
(BV01)