BitungVoice - Himpunan
Psikologi Indonesia (Himpsi) menggelar acara Sharing Moment di sepuluh titik di
Sulawesi Utara, dan Kota Bitung menjadi salah satu titik penyelenggaraannya.
Sharing moment ini dilaksanakan di Ruang
Sidang Lantai IV Kantor Walikota. Acara ini dihadiri Wakil Walikota Bitung,
Maximilian J. Lomban,SE,MSI, didampingi Wakil Ketua Tim Penggerak PKK Kota
Bitung, Ny. Khouni Lombang-Rawung, dan
Ketua DWP Kota Bitung, Ny.Telly Huming-Muhaling.
Sementari dari Himpunan Psikologi
Indonesia diwakili, Pingkan Rumondor dan Ibu Linda Rumondor dan tokoh perempuan
dan para pimpinan organisasi wanita se-Kota Bitung, Kelurga besar TP PKK Dan
DWP Kota Bitung .
Lomban dalam sambutannnya menyampaikan
dewasa ini, dalam tuntutan sebgai rekan setara suami, banyak dari para ibu
memilih untuk menjalankan peran ganda, yaitu bekerja, dan ini tentunya bukanlah
hal yang mudah.
“Merupakan kebanggaan menjadi seorang
ibu bekerja, adalah sebuah kesempatan baik untuk mengajarkan anak serta
keluarganya tentang rasa tanggung jawab sehingga dapat menjadi pribadi yang
mandiri,” tuturnya saat membuka sharing moment dimaksud.
Meski demikian, lanjutnya, harus
diakui bahwa seperti dua sisi mata uang, maka dari ibu yang bekerja juga
memeiliki efek yang kurang baik terhadap tumbuh kembang anak-anak, untuk itu
disinilah peran ibu sebagai sosok yang bijaksana harus mampu mengiliminir efek
negatif yang ada dan mengoptimlkan setiap dampak positif, sehingga keseimbangan
antar tanggung jawab pekerjaan dan kebutuhan keluarga tetap terjaga.
Lomban kesempatan tersebut
menyampaikan bahwa , apabila seorang ibu mampu membina kelurganya dengan baik,
menjalankan tugas dalam profesi pekerjaannya juga dengn penuh tanggung jawab,
maka secara langsung para ibu ini telah memiliki andil besar dalam menciptakan
kehidupan masyarakat yang maju dan sejahtera.
“Dengan harapan forum ini menjadi wadah yang tempat , dimana para
ibu dapat berbagi pengalaman, pendapat, serta saling membangun untuk menjadi
ibu yang lebih baik lagi, bagi keluarga,
dalam lingkungan pekerjaan dan dalam kehidupan bermasyarakat,” pungkasnya. (BV03)
