BitungVoice - Krisis
listrik bagi masyarakat di Pulau Lembeh bakalan segera teratasi. Pasalnya,
Pemkot Bitung bersama-sama dengan manajemen PT PLN (Persero) telash
membicarakan tentang pembangunan Tapak Tower Listrik (TTL). TTL ini sedianya akan
membantu penyaluran listrik ke Pulau Lembeh.
Hal ini kemudian disambut positif oleh
Sekretaris Kota Bitung, Drs Edison Humiang,M.Si, saat memimpin rapat bersama rombongan
PLN Sulut yang dipimpin Timotius Assa. Rapat yang berlangsung di ruang kerja
Sekkot Bitung, Kamis (28/8) itu turut melibatkan juga sejumlah SKPD terkait.
Pihak PLN dalam pertemuan ini mengungkapkan
ingin menempuh kerjasama dengan pihak Pemkot Bitung dan meminta persetujuan
penyiapan lahan mengenai perluasan jaringan PLN. Dimana, dalam rangka perluasan
jaringan listrik ini meliputi pendirian Tapak Tower Listrik (TTL). TTL sendiri rencananya
akan didirikan di Kungkungan, Kecamatan Aertembaga. Yang selanjutnya akan melintasi
Pulau Serena dan berakhir di Pulau Lembeh.
Dijelaskan pula, TTL akan dibangun
mengambil letak yang strategis dan di area titik tertinggi bukit dengan luas
tanah sebesar 12x12 meter dan tinggi tower 70 meter dengan tegangan listrik
20Kv.
Menanggapi hal tersebut, pihak Pemkot Bitung
menyambut baik dan langsung mengambil kebijakan dan segera akan mengeluarkan
“Ijin Prinsip” yakni lahan pembangunan Tapak Tower PLN. “Saya harap Pihak PLN
segera melengakapi dokumen permohonan sesuai ketentuan dan pemkot segera menindaklanjutinya,” tegas
Humiang.
Dilanjutkannya, mekanisme
perencanaan desain TTL harus dikaji secara matang guna mengantisipasi gangguan
terhadap masyarakat dan gangguan aktivitas kapal laut serta perencanaan konektivitas
pembangunan jembatan dari Bitung ke
Pulau Lembeh ke depan. (BV02)